09:00 . Video Kecelakaan Bus Terguling di Jalan Bojonegoro Surabaya   |   08:00 . Bus Terguling di Jalan Bojonegoro - Surabaya   |   07:30 . Hindari Truk, Bus Terguling di Mojodeso   |   07:00 . Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar   |   19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |   14:00 . Melawan Belanda dengan Ilmu Kasat Mata   |   13:00 . Suara Community Institute: Inkubasi ‘Digital Journalism dan Content Creation’   |   07:00 . Ahli Gizi: Jangan Berikan Gula Tambahan pada Anak di Bawah 2 Tahun   |   19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Mojodeso Budidaya Rumput Israel untuk Minuman Peningkat Imun

blokbojonegoro.com | Friday, 09 July 2021 19:00

Warga Mojodeso Budidaya Rumput Israel untuk Minuman Peningkat Imun

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Asytasia Gangetica atau yang dikenal dengan Rumput Israel merupakan jenis tanaman liar dalam Genus Asytasia. Tumbuhan ini banyak tumbuh di tepi-tepi sawah, belukar dan ladang.

Meski tergolong tanaman liar, Rumput Israel memiliki bunga yang cukup cantik dan dengan warna putih hingga kuning. Selain itu, tekstur daun juga tampak tipis dengan perpaduan urat daunnya yang berselang-seling dan tampak menarik.

Di Kabupaten Bojonegoro, nyatanya tanaman liar Rumput Israel bisa dijumpai di tepi-tepi persawahan. Namun mayoritas masyarakat Bojonegoro kurang mengetahui bahwa ini merupakan tanaman Rumput Israel.

Seperti yang diungkap oleh Perangkat Desa Mojodeso, Adib Nurdiyanto mulai tertarik dengan tanaman ini karena bunganya yang tampak menawan. Bahkan saat memegang daun Rumput Israel, ia menduga bahwa tanaman ini bukan sekadar tanaman liar.

Lebih lanjut, penggagas rumah kreatif ini pun lantas mencari informasi dari berbagai sumber di sosial media dan menemukan bahwa nama tanaman ini merupakan Rumput Israel atau Asytasia Gangetica.

"Kemudian saya ambil sebagian tanaman ini dari berbagai area dan dibudidayakan di dalam pot kecil. Nyatanya adaptasi tanaman ini sangat cepat sehingga mudah di budidayakan dengan metode stek," ungkap Adib Nurbiyanto.

Setelah sukses dibudidayakan melalui metode stek, tanaman ini juga digemari oleh ayam. Sehingga ia berasumsi bahwa tanaman ini mengandung zat yang baik bagi hewan jenis omnivora sekaligus bermanfaat bagi tubuh manusia.

Kemudian ia berinisiatif membawa beberapa lembar daun rumput Israel ke laboratorium pertanian untuk dijadikan sample guna mengetahui kandungan zat yang ada di dalamnya. Bahkan pihak laboratorium atau Ir. Sigit menyatakan bahwa kandungan zat Rumput Israel didominasi oleh Beta Karoten dan Asam Askorbat.

"Beta karoten sendiri memiliki peran yang sangat penting bagi kesehatan tubuh terutama yang berkaitan dengan imunitas, kesehatan mata serta kulit. Sedangkan asam askorbat merupakan nutrisi pembentuk kolagen yaitu zat yang dibutuhkan untuk memperbaiki kulit, tulang dan gigi" imbuhnya.

Usai dilakukan penelitian di laboratorium, Adib berinisiatif mengolah tanaman ini dan menjadikannya minuman segar yang banyak diminati berbagai kalangan masyarakat. Terutama mereka yang menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.

"Karena manfaatnya banyak dan sayang apabila dibiarkan tumbuh begitu saja. Akhirnya kami berinisiatif mengolah menjadi minuman yang kaya akan manfaat, terutama saat Pandemi," pungkasnya. [liz/lis]

 

 

 

Tag : Tumbuhan, rumput, israel



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat