22:00 . Mulai Besok, SKB CPNS Bojonegoro Diselenggarakan   |   20:00 . Lantik Kades PAW, Bupati Ajak Selaraskan Program Kesejahteraan Masyarakat   |   19:00 . Pendiri ISNU Asli Bojonegoro, Pengurus Harus Teruskan Semangat Berjuang   |   18:00 . Bupati Tunjukkan Inovasi Bojonegoro Pada Ajang Kepala Daerah Inovatif Kemendagri   |   17:00 . Awas...!! Saat Hujan Jalan Ini Rawan Tergenang   |   16:00 . Hujan Deras, Beberapa Jalan di Kota Bojonegoro Tergenang   |   12:00 . Lukisan Termahal dalam Pameran Dibandrol Rp30 Juta   |   09:00 . New Citra Rupa Bojonegoro Persembahkan Keindahan Karya Seni Lukis   |   07:00 . Psikolog Ungkap Dampak Digitalisasi Pada Kesehatan Mental: Bikin Stres dan Depresi   |   21:00 . FKS Koordinasi ke Kecamatan, untuk Wujudkan Bojonegoro Sebagai Kabupaten Sehat   |   20:00 . Harga Turun, Berikut Rincian Angka Jual Cetakan USB dan Antam   |   19:30 . Perdana, UNU Sunan Giri Launching Mars PGMI Sekaligus Kenalkan AKM   |   19:00 . Gubernur Jatim Borong Produk Disabilitas Bojonegoro   |   18:30 . YKP Gelar Diskusi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga   |   18:00 . Produk Disabilitas Bersama KADIN Bojonegoro ke Pameran   |  
Sat, 27 November 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dari Penjahit dan Fotografer, Kini Sukses Ternak Sapi Ongole

blokbojonegoro.com | Monday, 15 November 2021 14:00

Dari Penjahit dan Fotografer, Kini Sukses Ternak Sapi Ongole Sapi yang diternak Kelompok Tani Ternak (KTT) Ustan Mandiri Dolokgede. (Foto: Istimewa)

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Perjalanan hidup tak selalu mulus dan datar, itulah yang dialami oleh Muhammad Ali, asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Mulanya ia mengawali usaha sebagai penjahit pakaian lalu menggeluti dunia seni fotografi. Kini ia sukses menjadi peternak sapi, sekaligus penggerak peternak sapi ongole Bojonegoro. Dan selalu berinovasi di Kelompok Tani Ternak (KTT) Ustan Mandiri Dolokgede.

"Tahun 2021 awalnya hanya ada 4 orang peternak serta 4 ternak jenis domba. Namun tiap tahun selalu ada inovasi dan kemudian berkembang di tahun 2014 menjadi 34 ekor, memang suka di breeding atau pembuahan," tegas Ali.

Lanjut, setahun kemudian atau tepatnya di tahun 2015. Ali bersama peternak lainnya beralih ke peternakan sapi, dengan alasan karena ingin meningkatkan dan lebih baik.

"Sapi perawatan lebih simpel ketimbang domba yang lebih banyak biaya produksi. Tahun 2015 menjadi tahun pemula bagi kami untuk beralih ke sapi ongole, ada 6 ekor betina dan tiga tahun kemudian menjadi 18 ekor," ucap pria asal Dolokgede.

Disinggung terkait ketertarikan pemilihan ternak sapi ongole. Pertama, karena tahan cuaca ekstrem, kedua reproduksi peranakan sapi ongole sangat bagus dan ketiga pakan sapi ongole lebih sedikit.

"Idealnya dalam beternak, pertama itu harus ada kandang/lahan dahulu. Barulah dilakukan pemilihan ingin penggemukan atau pembibitan," imbuh Penggerak Peternak Sapi Ongole Bojonegoro.

Tak kalah menarik, selain terfokus pada peternakan sapi ongole. Ali bersama rekannya atau anggota Kelompok Tani Ternak (KTT) Ustaz Mandiri Dolokgede. Tiap tahun juga melakukan inovasi, hingga akhirnya dilirik oleh Kementerian Pertanian untuk mengikuti kegiatan teknik budidaya sapi yang diselenggarakan oleh Australia Words.

"Karena kegiatan kami selalu ter back up di website, singkat cerita dilirik Kementan RI untuk mengikuti studi singkat satu bulan setengah bersama 26 peserta lainnya. Terkait budidaya sapi," cerita Ali.

Menurutnya, beberapa ilmu yang ia peroleh selama mengikuti studi singkat di Australia. Teori sekaligus praktik peternakan antara Australia dan Indonesia sangat berbeda jauh.

"Indonesia lebih kreatif, ibarat berternak itu bondo nekat/bonek. Berbeda dengan Australia idealnya menggunakan teori, lebih ekonomis dan menggunakan peluang," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : peternak, muhammad ali, dolokgede, tambakrejo, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Tuesday, 23 November 2021 19:30

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com Komisioner Dewan Pers, Agus Sudibyo melakukan proses verifikasi faktual untuk media blokBojonegoro.com, media lokal yang berkantor di Jalan KS Tubun Gang Srinayan No.3 Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa (23/11/2021) sore....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more