18:00 . Di Bumi Cenderawasih, Bupati Anna Sapa Warga Bojonegoro   |   17:00 . Calon Jemaah Haji Bojonegoro Diagendakan Berangkat Pekan Awal Juni   |   15:00 . Jaga Warisan Budaya, BPSDM Jatim Kunjungi Kampung Thengul di Margomulyo   |   14:00 . Peringatan HUT IBI, Layani KB MKJP Serentak di 6 Kecamatan   |   13:00 . Swiwings Express Hadir di Bojonegoro Jadi Spesialis Sayap   |   12:00 . Mulai Juli Kurikulum Merdeka Belajar Diterapkan di 461 Sekolah Bojonegoro   |   10:00 . PPDB Ditutup, Baru 5 SMP di Bojonegoro Penuhi Pagu   |   08:00 . Petani Terima Bibit Tembakau Virginia dari Pemkab Bojonegoro   |   22:00 . 2 Mitra Binaan PEPC JTB Berpartisipasi di Ajang Forkapnas   |   21:00 . Prof. Widodo, Alumni SMP Negeri Kapas Terpilih Menjadi Rektor Universitas Brawijaya Malang   |   20:00 . Alumni dan Santri Tebuireng Bojonegoro, Tuban dan Lamongan Gelar Halal Bihalal   |   19:00 . Serap Aspirasi, Bupati Anna Diskusi Langsung dengan BEM dan Ormawa   |   18:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Melakukan Rekayasa Lalin di Jembatan Glendeng   |   17:00 . Presiden Joko Widodo Ajak Masyarakat Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri   |   16:00 . Akses Jembatan Glendeng Sudah Ditutup, Masih Ada Pengguna Jalan yang Nyelonong   |  
Mon, 23 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kakek Sebatang Kara Asal Tobo Keliling Berjualan Sandal

blokbojonegoro.com | Thursday, 09 September 2021 13:00

Kakek Sebatang Kara Asal Tobo Keliling Berjualan Sandal

Kontributor : Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Kakek berusia 70 tahun, Supadi rela mengelilingi Bojonegoro Kota untuk berjualan sandal japit terapi demi menghidupi dirinya sendiri. Bapak yang hidup sebatang kara tersebut berasal dari Desa Tobo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Supadi menuturkan bahwa dirinya telah berjualan sejak lama sebelum pandemi berlangsung. Ia berkeliling dengan membawa beberapa padang sandal yang ia tawarkan ke orang-orang di sekitar jalanan hingga lampu merah.

"Saya lupa tepat tahunnya kapan, tapi sudah lama, dari umur kurang lebih 40 an saya berjualan keliling," tuturnya.

Supadi berangkat dari rumah nya menuju kita pukul 02.00 pagi untuk berjualan. Saat ini dirinya mengaku setiap harinya ia membawa 20 pasang sandal untuk diperjualbelikan. Karena faktor usia dan tenaga yang semakin menurun, dirinya merasa tidak kuat kalau harus membawa banyak barang.

"Sandal-sandal ini bukan produksi saya sendiri, jadi saya ambil dari agen untuk saya jualbelikan," ujarnya.

Sementara itu, Supadi mengaku tidak mempunyai tempat jualan menetap, sehingga dirinya harus mengelilingi Bojonegoro kota untuk mendapatkan pelanggan.

Dalam satu harinya, pria tersebut dapat menjualkan satu hingga tiga pasang sandal dari 20 pasang yang ia bawa. Ia mengatakan bahwa selama pandemi penjualannya alami penurunan yang cukup drastis.

"Dulu sebelum pandemi saya masih mampu menjualkan 5 hingga 10 pasang, tapi selama pandemi ini karena banyak orang yang sulit ekonominya, sehingga sandal yang saya bawa hanya laku terjual satu hingga tiga setiap harinya," imbuhnya.

Menurutnya, berjualan merupakan pekerjaan yang lebih baik dari pada harus meminta-minta. Ditambah lagi tidak ada support dari istri maupun anak. Sehingga dirinya harus berjuang mempertahankan ekonomi untuk menghidupi dirinya sendiri.

"Saya di tinggal sama istri dan anak saya karena kondisi ekonomi yang lemah. Namun saya tetap berusaha menjadi yang terbaik. Dengan bekerja seperti ini setidaknya saya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari saya," pungkasnya.

Supadi menjelaskan bahwa rezeki akan datang apabila dirinya semangat mencari d ngan bekerja. Meskipun dengan umur yang sudah lanjut usia, dirinya tetap sabar dan tidak mudah menyerah untuk bekerja. [uul/ito]

Tag : kakek, jualan, sandal, tobo, purwosari, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat