09:00 . Diluncurkan, Ini Makna Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-345   |   08:00 . Kerusuhan di Kanjuruhan, 127 Meninggal, Ini Kronologi Versi Penonton   |   17:00 . Cedera Smith Rowe, Arteta Menegaskan Arsenal Harus Membuat Keputusan   |   16:00 . Apa Kata Zodiakmu di Awal Bulan Oktober? Simak Ulasannya   |   13:00 . Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan untuk Tanaman Pangan   |   09:00 . Makin Turun, Harga Telur Ayam Rp23 Ribu Per Kilogram   |   22:00 . Kopri PC PMII Bojonegoro; Pembuangan Bayi Langgar HAM dan Bisa Dipidana   |   21:00 . Relawan Sedulur Kanor Deklarasi Prabowo Presiden 2024   |   20:00 . Delapan Desa di Bojonegoro Terima Program EMCL Difasilitasi GP Ansor   |   19:00 . Kick Off Liga 3 Belum Jelas, Pelatih Persibo Minta Uji Coba Lagi   |   18:00 . Persibo Ditahan Imbang BFC 1-1, Dua Pemain Disanksi Kartu Merah   |   10:00 . Warga Sekitar Kota Bojonegoro Keluhkan Air PDAM Mati, Ini Penyebabnya   |   09:00 . Bakesbangpol Himbau Warga Bojonegoro Kibarkan Bendera Setengah Tiang   |   22:00 . Istighosah dan Doa Bersama Alumni Kampus Ungu   |   21:00 . Istighosah dan Doa Bersama di Kampus Ungu   |  
Sun, 02 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kakek Sebatang Kara Asal Tobo Keliling Berjualan Sandal

blokbojonegoro.com | Thursday, 09 September 2021 13:00

Kakek Sebatang Kara Asal Tobo Keliling Berjualan Sandal

Kontributor : Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Kakek berusia 70 tahun, Supadi rela mengelilingi Bojonegoro Kota untuk berjualan sandal japit terapi demi menghidupi dirinya sendiri. Bapak yang hidup sebatang kara tersebut berasal dari Desa Tobo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Supadi menuturkan bahwa dirinya telah berjualan sejak lama sebelum pandemi berlangsung. Ia berkeliling dengan membawa beberapa padang sandal yang ia tawarkan ke orang-orang di sekitar jalanan hingga lampu merah.

"Saya lupa tepat tahunnya kapan, tapi sudah lama, dari umur kurang lebih 40 an saya berjualan keliling," tuturnya.

Supadi berangkat dari rumah nya menuju kita pukul 02.00 pagi untuk berjualan. Saat ini dirinya mengaku setiap harinya ia membawa 20 pasang sandal untuk diperjualbelikan. Karena faktor usia dan tenaga yang semakin menurun, dirinya merasa tidak kuat kalau harus membawa banyak barang.

"Sandal-sandal ini bukan produksi saya sendiri, jadi saya ambil dari agen untuk saya jualbelikan," ujarnya.

Sementara itu, Supadi mengaku tidak mempunyai tempat jualan menetap, sehingga dirinya harus mengelilingi Bojonegoro kota untuk mendapatkan pelanggan.

Dalam satu harinya, pria tersebut dapat menjualkan satu hingga tiga pasang sandal dari 20 pasang yang ia bawa. Ia mengatakan bahwa selama pandemi penjualannya alami penurunan yang cukup drastis.

"Dulu sebelum pandemi saya masih mampu menjualkan 5 hingga 10 pasang, tapi selama pandemi ini karena banyak orang yang sulit ekonominya, sehingga sandal yang saya bawa hanya laku terjual satu hingga tiga setiap harinya," imbuhnya.

Menurutnya, berjualan merupakan pekerjaan yang lebih baik dari pada harus meminta-minta. Ditambah lagi tidak ada support dari istri maupun anak. Sehingga dirinya harus berjuang mempertahankan ekonomi untuk menghidupi dirinya sendiri.

"Saya di tinggal sama istri dan anak saya karena kondisi ekonomi yang lemah. Namun saya tetap berusaha menjadi yang terbaik. Dengan bekerja seperti ini setidaknya saya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari saya," pungkasnya.

Supadi menjelaskan bahwa rezeki akan datang apabila dirinya semangat mencari d ngan bekerja. Meskipun dengan umur yang sudah lanjut usia, dirinya tetap sabar dan tidak mudah menyerah untuk bekerja. [uul/ito]

Tag : kakek, jualan, sandal, tobo, purwosari, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat